Thursday, October 27, 2005

cara memasang LAN

IV. Cara memasang jaringan

4.1 Jaringan Internet

4.1.1 Melalui ADSL
ADSL atau sering disebut Asymmetric Digital Subscriber Line. Jenis teknologi ini mengirim data dengan menggunakan kabel tembaga saluran telepon, selain itu dapat mensupport pengiriman data dari 1.5 sampai 9 Mbps saat menerima data atau lebih dikenal dengan downstream. Dan dari 16 sampai 640 Kbpssaat mengirim data atau lebih dikenal dengan upstream rate. Selain itu ADSL sangat populer hampir di seluruh belahan dunia yang juga lebih dikenal sebagai jenis dari teknologi Internet Broadband.

Peralatan Pendukung Untuk Instalasi ADSL
· Berlangganan layanan ADSL Telkom MMA dari PT.Telkom.
· Pc Multimedia dengan spesifikasi minimum Pentium II 233 Mhz, RAM 64 Mb, port USB atau Ethernet card.
· Modem atau Router ADSL.
· Operating system Win 95/98/NT/ME/2000, Linux, Mac OS.
· Browser internet misalnya IE 5.0 ke atas, Netscape 4.0 ke atas.
· Software multimedia.
· Asesori LAN seperti hub, switch, atau router bagi pelanggan corporate/instansi.

Kelebihan dan kekurangan ADSL
Kelebihannya:
· Pelanggan tetap dapat menggunakan pesawat teleponnya selagi koneksi-berjalan.
· Kecepatan tinggi (hingga 9 Mbps downstream untuk Telkom MMA).
· Tidak harus menyediakan jalur baru, pelanggan dapat menggunakan jalur telepon yang sudah ada.
· Simultan karena ADSL memberikan kemampuan internet dan voice/fax secara simultan. Ini berarti anda dapat surfing internet dan menggunakan telepon atau fax pada saat bersamaan. Ini akan memberikan kepuasan untuk menikmati High Speed Internet Acces tanpa kehilangan kontak telepon .
· Stabil karena Kecepatan koneksi lebih stabil karena masing – masing pemakai ADSL mempunyai jalur tersendiri hingga ke peralatan multiplexer disisi Telkom. Kecepatan tidak terpengaruh oleh pertambahan jumlah pelanggan yang akses bersamaan.
· Optimal karena berbagai aplikasi multimedia masa depan, akan dapat dinikmati dengan kualitas serta kenyamanan yang optimal dan bias mulai menjelajahi dunia internet masa depan yang padat dengan animasi-video-musik.

Kekurangannya:
· Terlalu jauh dari STO akan menurunkan kualitas sambungan dan menurunkan ---kecepatan.
· Kabel tembaga tua dapat menurunkan kualitas sambungan dan menurunkan ----kecepatan.
· Koneksi asimetris berarti waktu upload akan lebih lama daripada download.
· Layanan ini tidak terdapat di semua wilayah.

4.1.2 Melalui Kabel Vision
Cable Modem adalah suatu perangkat tambahan yang digunakan pada jaringan CATV, dimana jaringan CATV yang tersedia harus mampu untuk membawa layanan 2 arah secara interactive. Jaringan CATV yang saat ini dikembangkan lebih dikenal dengan jaringan HFC (Hybrid Fiber Coax), suatu jaringan yang mengkombinasikan dua buah karakteristik jaringan yang berbeda, yaitu fiber optik dan koaksial kabel. Namun kedua jaringan tersebut mampu untuk membawa bandwidth sampai dengan 1 GHz.
Sistem cable modem terdiri dari 2 perangkat utama, yaitu CMTS (cable modem termination shelf) dan CM (cable modem). CMTS diletakkan disisi sentral, dengan fungsi sebagai router dan provisioning system, dimana setiap registrasi dari cable modem akan didaftarkan dan diatur quality of services (QoS)-nya tergantung dari berapa besar bandwidth yang diinginkan oleh pelanggan. Dengan karakteristik jaringan yang transparent dan sharing bandwidth, maka jaringan HFC akan memberikan keunggulan lebih dibandingkan dengan alternatif solusi dalam mengakses internet. Bagi ISP, dengan bandwidth yang disharing, akan menyebabkan biaya interkoneksi ke Internet enterprise menjadi lebih murah dan keandalan bisa disesuaikan dengan traffik dari pelanggan. Keunggulan disisi pelanggan adalah tidak dibutuhkan pulsa telepon dan koneksi internet terhubung 24 jam penuh.
Dengan kemampuan akses internet seperti ini tentunya diharapkan akan lebih meningkatkan kemudahan dan kecepatan dalam akses informasi. Cable modem disamping dapat memberikan kemudahan bagi pelanggan diperumahan juga memberikan fasilitas untuk area bisnis dan area pemerintahan. Di area bisnis, kemampuan cable modem lebih diarahkan pada pemakaian VPN (virtual private network) dimana dengan pemakaian jaringan internet publik dengan sistem enkripsi yang hanya dimiliki oleh suatu perusahaan, maka perusahaan yang menggunakan akan memiliki intranet yang memiliki security cukup tinggi. Kemampuan cable modem untuk memberikan fitur VLAN (virtual LAN), merupakan jaminan bagi pemakai di area bisnis untuk mendapatkan fasilitas high speed internet akses yang cepat dan handal. Sedangkan untuk area pemerintahan, dengan adanya otonomi daerah dimana saat ini sudah banyak dipublikasikan masalah e-goverment, dengan jaringan HFC yang menggunakan cable modem, maka dapat dijamin masalah jaringan untuk akses e-goverment antar daerah. Kemudahan implementasi jaringan dengan tingkat keandalan yang tinggi akan menjamin e-goverment suatu daerah dibangun dengan sistem yang state-of the art. Bandwitch dari 64 Kbps sampai 2048 Kbps.
Peralatan Pendukung Untuk Instalasi Kabel Vision
· Cable Modem DOCSIS compliant.
· Pc Multimedia dengan spesifikasi minimum Pentium III 800 Mhz, RAM 128Mb, port USB atau Ethernet card.
· Modem atau Router Kabel Vision
· Operating system Win 95/98/NT/ME/2000/XP.
· Software Multimedia
· Asesori LAN seperti hub, switch, atau router

Kelebihan dan kekurangan Kabel Vision
Kelebihannya:
· Pelanggan tidak perlu mengorbankan jalur telepon mereka.
· Secara teori berkecepatan tinggi.
· Jarak tidak mempengaruhi unjuk kerja.

Kekurangannya:
· Berbagi bandwidth dengan pelanggan yang boros bandwidth dapat menurunkan kecepatan.
· Koneksi asimetris menyebabkan upload lebih lama daripada download
· Layanan ini tidak tersedia di semua wilayah.


4.1.3 Melalui Dial Up
Dial up manual, koneksi dishare, dari pelanggan menggunakan jalur PSTN (Public Service Telephone Network/telepon Telkom), dengan upstream dan downstream simetris. Bandwitch hanya 56 Kbps.

Peralatan Pendukung Untuk Instalasi Dial Up
· Pc Multimedia dengan spesifikasi minimum Pentium II 233 Mhz, RAM 64Mb, port USB.
· Modem 56 K.
· Operating system Win 95/98/NT/ME/2000/XP, Linux, Mac OS.
· Software multimedia.
· Asesori LAN seperti hub, switch, atau router bagi pelanggan corporate/instansi.

Kelebihan dan kekurangan Dial Up
Kelebihannya:
· Relatif murah.
· Mudah di-setting.
· Tersedia hampir di semua tempat.

Kekurangannya:
· Kecepatan relatif lambat.
· Kabel tembaga tua dapat menurunkan kualitas sambungan dan menurunkan kecepatan.
· Menggunakan jalur telepon sehingga telepon tidak dapat dipakai.

4.1.4 Melalui ISDN
ISDN dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu:
PREMIUM : Dial on demand, jalur tersendiri dari pelanggan ,dengan upstream dan downstream simetris. BASIC : Dial on demand, dishare , upstream dan downstream simetris.
Bandwitch dari 64 Kbps sampai dengan 128 Kbps.

Peralatan Pendukung Untuk Instalasi ISDN
· Pc Multimedia dengan spesifikasi minimum Pentium III 800 Mhz, RAM 128 Mb, port USB
· Basic: modem ISDN.
· Premium: Router ISDN
· Jalur ISDN Telkom
· Operating system Win 95/98/NT/ME/2000/XP, Linux, Mac OS.
· Software multimedia.
· Asesori LAN seperti hub, switch, atau router bagi pelanggan corporate/instansi.

Kelebihan dan kekurangan ISDN
Kelebihannya:
· Pelanggan dapat menggunakan saluran ISDN untuk telepon dan data.
· Kecepatan melebihi modem analog 56 Kbps, tanpa penurunan kualitas.
· Tidak membutuhkan pengkabelan baru, dapat menggunakan kabel telepon yang sudah ada untuk dimigrasikan ke ISDN.
· Koneksi full digital.
· Instalasi yang relatif cepat oleh Telkom (apabila sudah tercakup dalam wilayah yang memiliki jaringan ISDN).
· Pengguna dapat mematikan koneksinya sewaktu-waktu untuk menghemat biaya pulsa ISDN Telkom.

Kekurangannya:
· Layanan ini tidak terdapat di semua wilayah.
· Penggunaan ISDN yang kontinyu menjadikannya lebih mahal dari koneksi leased line.

4.2 Jaringan LAN

4.2.1 Instalisasi jaringan LAN pada windows 2000

Modem LAN adalah sebuah IP router dengan port analog yang digabungkan dengan Ethernet hub, dan minimal dapat menghubungkan empat komputer. Anda juga masih bisa menambahkan jumlah komputer, yang terhubung dalam jaringan, hanya dengan menambah hub.Di sini, telah dicoba sebuah modem LAN-nya 3Com, Office Connect 56K LAN Modem.
LANGKAH 1
Siapkan semua piranti yang Anda butuhkan seperti OfficeConnect 56 K LAN Modem, kabel telepon analog (RJ11), ethernet card (NIC), kabel ethernet (RJ45), obeng, dan CD Windows 2000 Installer. Sebelum membeli kabel, ukur dulu jarak komputer yang akan saling dihubungkan, jarak dengani modem LAN dan piranti lainnya. Agar tak menyulitkan, saat Anda membeli kabel RJ 11 atau RJ 45, mintalah kedua ujung kabel itu dipasangi konektornya.

LANGKAH 2
Matikan dulu PC Anda dan putuskan segala koneksi ke sumber listrik. Setelah itu, buka casing CPU dengan saksama. Ikutilah instruksi pemasangan dalam buku manual LAN card Anda. Kemudian copot lempengan besi (back plate) pada casing CPU, untuk membuka lubang tempat memasang LAN card tadi. Pasang LAN card dari arah dalam CPU ke lubang tadi, bersamaan dengan memasuk-kannya ke dalam slot ekspansi ISA/PSI yang ada pada papan mainboard. Jika ada lebih dari satu slot pada mainboard sebagai tempat untuk memasukan LAN card, Anda bisa memilih yang mana saja. Setelahnya, tutup kembali casing komputer dan nyalakan komputer Anda.


LANGKAH 3
Ketika PC Anda dan sistem Windows-nya sudah mulai berjalan, maka LAN card tadi akan terdeteksi secara otomatis. Setelah itu akan muncul layar konfigurasi untuk memandu Anda mengonfigurasi LAN card itu, yang menampilkan beberapa isian. Pertama adalah untuk nama komputer, yang bisa Anda isi sesuai keinginan, asalkan berbeda dengan komputer yang lain. Kedua, nama jaringan komputer. Nama ini adalah nama untuk jaringan komputer tempat komputer Anda akan terkoneksi. Makanya, nama ini mesti seragam, sama dengan nama yang diisikan ke dalam komputer lainnya. Bila sudah, klik [OK].


LANGKAH 4
Untuk Windows 2000, layar konfigurasi LAN card akan mendeteksi nama komputer dan jaringan saat Windows 2000 diinstal. Untuk memastikan nama komputer dan jaringan ini, Anda bisa mengeklik [Start], [Settings] [Control Panel]. Pada jendela Control Panel, klik dua kali icon [Network]. Pada dialogue box Network, pilih [Identification]. Pastikan konfigurasi LAN yang Anda lakukan tadi sama dengan informasi di sini. Klik juga tab [Configuration]. Pada layar paling atas, pastikan ada komponen jaringan yang terinstal, yaitu NetBEUI dan TCP/IP. Jika sudah, klik [File and Print Sharing], dan setelahnya akan muncul boks baru. Centangi kedua pernyataan itu agar Anda dapat file sharing dengan komputer lain. Lalu, klik [OK], dan klik [OK] lagi pada boks Network.

LANGKAH 5
Shutdown komputer Anda. Kini saatnya memasang modem LAN. Harap diperhatikan, jangan mengoneksikan lebih dari satu komputer untuk instalasi awal. Selain itu juga jangan mengoneksikan modem LAN ini dengan suatu jaringan yang sudah berdiri sebelum konfigurasi selesai, dan pastikan pula komputer dalam keadaan tidak menyala selama proses instalasi. Masukkan kabel ethernet (RJ 45) ke dalam port yang ada dalam modem LAN yang diberi label LAN. Dan, masukkan pula ujung lainnya ke dalam port ethernet 10Base-T di belakang CPU Anda.



LANGKAH 6
Masukkan kabel analog telepon (RJ 11) ke dalam port LAN modem bertuliskan Line. Masukkan ujung lainnya ke dalam port di adapter untuk sambungan telepon dan koneksi internet. Anda juga bisa menghubungkan modem LAN ke pesawat telepon. Caranya, masukkan salah satu ujung kabel telepon (RJ 11) ke dalam port bertuliskan Phone pada modem, dan masukkan ujung lainnya ke dalam port pada pesawat telepon.





LANGKAH 7
Setelah semua terhubung, koneksikan kabel power supply ke modem LAN pada port power-nya. Colokkan power supply pada stop kontak sumber listrik di rumah Anda. Perhatikan sinyal di panel depan. Setelah terkoneksi dengan sumber listrik, sinyal bertuliskan PWR dan AA akan menyala. Sinyal dengan icon "tanda seru" berwarna oranye akan berkelap-kelip sementara, dan setelah itu sinyal AA akan mati. Yang tetap menyala hanyalah sinyal PWR.




LANGKAH 8
Nyalakan komputer Anda sekarang. Perhatikan sinyal di bawah tulisan LAN Status, apakah sudah menyala. Jika sudah, jaringan sudah mulai dapat dioperasikan dan instalasi selesai. Kini Anda sudah bisa mengoneksikan beberapa komputer lainnya, notebook atau printer ke modem LAN untuk membentuk sebuah jaringan. Caranya, sama dengan Langkah 5 dan 6. Sekarang Anda tinggal mengonfigurasi setting jaringan Anda.

















4.2.2 Instalasi dan Konfigurasi Komponen Network pada Windows 98

Untuk menggunakan fasilitas dan komponen jaringan yang ada pada Windows98, harus terlebih dahulu menginstall dan mengkonfigurasinya. Tulisan ini akan mendiskusikan bagaimana cara untuk menginstall dan mengkonfigurasi komponen-komponen jaringan. Proses pertama memberi nama komputer (unik) untuk memastikan bahwa komputer yang dipakai dapat dikenali oleh pemakai komputer lain yang terhubung di dalam jaringan komputer. Menginstall hardware, software untuk membuat komputer terhubung ke dalam jaringan, dan kemudian mengkonfigurasi protokol yang digunakan komputer untuk “berkomunikasi” dengan komputer lain.
Prosesnya :
1. Mengidentifikasi komputer di dalam jaringan
2. Memberi nama komputer
3. Menginstall dan mengkonfigurasi kartu jaringan
4. Menginstall protokol jaringan
5. Mengkonfigurasi TCP/IP

1. Mengidentifikasi komputer di dalam jaringan
Berikan nama komputer yang unik untuk mengidentifikasi komputer yang akan digunakan agar dapat “berkomunikasi” dengan komputer lain di dalam jaringan.

2. Memberi nama komputer
Komputer dengan sistem operasi Windows98 di dalam jaringan komputer harus menggunakan nama yang unik untuk menghindari adanya tumpang-tindih dengan komputer lain.
Note:
Your computer name can have up to 15 characters name, and should contain no blank spaces. Although Windows98 allows you to enter spaces in a computer name, spaces can cause problems with network connectivity. For example, MS-DOS clients cannot connect to a computer with spaces in its name. The names are not case sensitive.
Computer Description
Anda bisa saja mengabaikan deskripsi komputer yang dipakai. Deskripsi komputer akan terlihat oleh orang lain pada saat browsing di jaringan, bila Anda mengisi computer descripton. Ikuti prosedur dibawah untuk memberikan nama untuk komputer:
1. Pilih Start, Settings, dan Control Panel.
2. Double-klik ikon Network dan klik tab Identification (gambar 3.1).
3. Masukkan nama komputer, workgroup dan deskripsi komputer untuk komputer yang akan
digunakan.
4. Klik OK.

3. Menginstall dan Mengkonfigurasi Network Adapter Card
Network adapter card (kartu jaringan) harus dipasang di dalam komputer, agar komputer yang dapat “berinteraksi” di dalam jaringan. Kartu jaringan menggunakan media fisik untuk tipe network, media
dan protokol. Windows98 mendukung beberapa tipe network, yaitu:
1. Ethernet,
2. Token Ring,
3. Attached Resource Computer Network (ARCNet),
4. Fiber Distributed Data Interface (FDDI),
5. Wireless, infrared,
6. Asynchronous Transfer Mode (ATM).
Windows 98 mendukung 4 buah kartu jaringan sekaligus di dalam 1 komputer. Setelah memasang kartu jaringan selanjutnya, memasang driver kartu jaringan. Untuk menginstall dan mengkonfigurasi kartu jaringan dilakukan dengan cara icon Add New Hardware Wizard atau Network di Control Panel. Windows 98 secara otomatis memberikan interrupt request (IRQ) dan input/output (I/O) address untuk kartu jaringan. The base I/O port address defines a memory address through which data will flow to and from the adapter. Prosedur yang dilakukan untuk menginstall dan mengkonfigurasi kartu jaringan:
1. Control Panel, double-klik icon Network.
2. Pilih tab Configuration, klik Add.
3. Setelah itu muncul kotak dialog Select Network Component Type, klik Adapter, lalu klik Add.
4. Pilih jenis adapter yang digunakan, setelah itu klik OK.
5. Klik OK untuk menutup kotak dialog Network Properties.
Setelah meng-copy file yang dibutuhkan untuk menginstall kartu jaringan, Windows 98 akan
me-restart komputer.
6. Setelah komputer di-restart, konfigurasi kartu jaringan dari Control Panel dan double-klik icon Network.
7. Pilih Adapter, lalu klik Properties.

4. Menginstall Protokol Jaringan
Untuk dapat “berkomunikasi” antara dua buah komputer atau lebih dalam jaringan komputer, gunakan protokol yang sering (umum) digunakan. Prosedur yang dilakukan untuk menginstall protokol jaringan:
1. Buka Control Panel dan double-klik ikon Network.
2. Dalam tab Configurasi klik Add.
3. Pada kotak dialog Select Network Component Type, pilih Protocol dan klik Add.
4. Pilih Manufacturer dan Network Protocol dan klik OK.

Windows98 menyediakan multiple-protokol di dalam satu komputer meliputi
1. NetBIOS Enhanced User Interface (NetBEUI) protokol sederhana yang dapat digunakan untuk hubungan LAN sederhana dengan hanya satu subnet yang bekerja berdasarkan penyiaran (broadcast base).
2. Internetwork Packet Exchange/Sequenced Packet Exchange (IPX/SPX)􀃆 protokol yang digunakan dalam lingkungan Novell NetWare. IPX/SPX tidak direkomendasikan untuk penggunan non-NetWare, karena IPX/SPX tidak universal seperti TCP/IP.
3. Microsoft Data-link Control(DLC) dibuat oleh IBM digunakan untuk IBM mainframe dan AS/400.
4. Transmission Control Protocol/Internet Protokol(TCP/IP) protokol standar yang umum digunakan.
5. Fast Infrared Protocol digunakan secara wireless (tanpa kabel), protokol yang mendukung penggunaan hubungan jarak dekat dengan menggunakan infrared. IrDA (infrared Data Association) digunakan antara lain oleh komputer, kamera, printer, dan personal digital assistant (PDA) untuk saling berkomunikasi.
6. Asynchronous Transfer Mode (ATM) teknologi jaringan high-speed yang mampu mengirim
data, suara, dan video secara real-time.

5. Mengkonfigurasi TCP/IP
Implementasi TCP/IP pada Windows98 meliputi protokol standar TCP/IP, kompatible dengan TCP/IP berbasis jaringan. Protokol standar TCP/IP termasuk:
1. Internet Protocol,
2. Transmission Control Protocol (TCP),
3. Internet Control Message Protocol (ICMP),
4. Address Resolusion Protocol (ARP),
5. User Datagram Protocol (UDP).
TCP/IP harus dikonfigurasikan sebelum dahulu agar bisa “berkomunikasi” di dalam jaringan komputer. Setiap kartu jaringan komputer yang telah diinstall memerlukan IP address dan subnet mask. IP address harus unik (berbeda dengan komputer lain), subnet mask digunakan untuk membedakan network ID dari host ID.
Memberikan IP Address
IP address dan subnet mask dapat diberikan secara otomatis menggunakan Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) atau disi secara manual.
Prosedur yang dilakukan untuk mengisikan IP address:
1. Buka Control Panel dan double-klik icon Network.
2. Di dalam tab Configuration, klik TCP/IP yang ada dalam daftar untuk kartu jaringan yang telahdiinstall.
3. Klik Properties.
4. Di dalam tab IP Address, terdapat 2 pilihan:
* Obtain an IP address automatically
IP address akan diperoleh melalui fasilitas DHCP. DHCP berfungsi untuk memberikan IP address secara otomatis pada komputer yang menggunakan protokol TCP/IP. DHCP bekerja dengan relasi client-server, dimana DHCP server menyediakan suatu kelompok IP address yang dapat diberikan pada DHCP client. Dalam memberikan IP address ini, DHCP hanya meminjamkan IP address tersebut. Jadi pemberian IP address ini berlangsung secara dinamis.
* Specify an IP address
IP address dan subnet mask diisi secara manual.
Important
If you use a static IP address, make sure the address is accurate. If you assign an incorrect number, your computer may not able to communicate on the network. You should also prevent another user
from being able to use the network.
5. Klik OK.
6. Jika diperlukan masuk kembali ke dalam kotak dialog TCP/IP Properties, klik tab Gateway, masukkan nomor alamat server.
7. Klik OK.
8. Jika diperlukan untuk mengaktifkan Windows Internet Naming Service (WINS) server, kembali ke dalam kotak dialog TCP/IP Properties, klik tab WINS Configuration, dan klik Enable WINS Resolution serta masukan nomor alamat server.
9. Jika diperlukan untuk mengaktifkan domain name system (DNS), kembali ke dalam kotak dialog TCP/IP Properties, klik tab DNS Configuration, klik Enable alamat server.
10. Klik OK.

4.3 Jaringan dengan konfigurasi lain

4.3.1 Melalui VSAT
Jalur tersendiri maupun share melalui satelit, dengan upstream dan downstream yang simetris maupun asimetris. Infrastruktur share disediakan oleh SKYNET dan koneksi jalur tersendiri disediakan oleh CSM. Bandwitch dari 64 Kbps sampai dengan 2048 Kbps.

Peralatan Pendukung Untuk Instalasi VSAT
· Infrastruktur SKYNET , CSM
· Router (khusus VSAT CSM)
· Pc Multimedia dengan spesifikasi minimum Pentium III 800 Mhz, RAM 128 Mb, port USB
· Operating system Win 95/98/NT/ME/2000/XP.
· Software multimedia.
· Asesori LAN seperti hub, switch, atau router bagi pelanggan corporate/instansi.

Kelebihan dan kekurangan VSAT
Kelebihannya:
· Pemasangannya cepat
· Tersedia di seluruh wilayah Indonesia.

Kekurangannya:
· Koneksinya relatif lambat.
· Memakan tempat, terutama untuk piringannya

0 Comments:

Post a Comment

<< Home